Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lapisan Atmosfer dan Fungsinya

lapisan-udara

Pernahkah Anda memandang jauh ke langit? Cobalah untuk berpikir apa yang akan terjadi seandainya bumi kita tidak memiliki atmosfer. Adakah yang tahu apa yang dimaksud atmosfer bumi itu? 

Kenapa atmosfer bumi sangat penting untuk kehidupan makhluk bumi? Apa saja zat penyusun atmosfer bumi? Ada berapa lapisan atmosfer dan fungsinya? Mari kita telaah sama-sama tentang atmosfer bumi.

Atmosfer Bumi

Secara etimologis, atmosfer berasal dari bahasa Latin ‘atmosphaera’ yang terdiri dari kata ‘atmos’ yang berarti uap air atau udara ( vapour) dan ’sphaira’ yang berarti lapisan (sphere). 

Istilah ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1630-an. Lucunya, istilah atmosfer pertama kali dikaitkan dengan bulan yang tidak memiliki atmosfer. Apa yang dimaksud dengan atmosfer?

Atmosfer bisa disebut sebagai lapisan udara pelindung bumi. Lapisan udara yang disebut atmosfer ini merupakan campuran dari gas, uap air dan debu. 

Kandungan gas dalam atmosfer sangat penting bagi kehidupan di bumi misalnya Oksigen (O2) sebanyak 20, 97%, Karbondioksida (CO2) sebanyak 0, 04%, Nitrogen (N2) sebanyak 78, 17%, Argon (Ar) sebanyak 0, 98% dan zat-zat lainnya seperti Helium (He), Krypton (Kr), Neon (Ne), Xenon (Xe), Higrom dan Ozon (O3).

Sifat-Sifat Atmosfer

Seperti halnya semua benda yang ada di dunia ini, atmosfer pun memiliki sifat-sifat tertentu yang menjadi karakteristik atmosfer itu sendiri, yaitu:

  • Atmosfer memiliki massa (berat) dan karena itu juga memiliki tekanan.
  • Berdasarkan hukum gravitasi: massa benda x gravitasi = berat benda. Berat benda inilah yang akan menjadi daya tekan.
  • Atmosfer tidak memiliki warna, bau dan rasa.
  • Atmosfer bersifat transparan atau tembus pandang terhadap beberapa jenis radiasi.
  • Atmosfer tidak bersifat statis namun bersifat dinamis dan elastis.

Manfaat Atmosfer bagi Kehidupan Bumi

Di angkasa nan luas ini, bumi bukanlah satu-satunya benda yang eksis. Ada planet-planet, meteor, steroid, dan lainnya yang turut meramaikan sistem tata surya.  Mari kita analogikan bumi sebagai sebuah bola besar yang mengambang di angkasa. 

Dalam tata surya, ada ratusan meteor dan asteroid yang melintas di antara planet-planet. Beberapa dari meteor dan steroid itu bahkan menabrak planet-planet yang berada di jalur lintasan mereka.

Nah, salah satu fungsi atmosfer adalah melindungi bumi dan kehidupan di dalamnya dari kemungkinan tabrakan meteor dan steroid. Karena lapisan atmosfer yang berlapis-lapis akan mengikis meteor dan steroid tersebut saat bergesekan dengan atmosfer.

Gas-gas penting yang terdapat dalam atmosfer sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup makhluk bumi misalnya Oksigen, Karbondioksida, Nitrogen dan lainnya. Manfaat lainnya berhubungan dengan sinar ultraviolet yang dihasilkan matahari. 

Walaupun sinar matahari sangat dibutuhkan dalam ekosistem namun juga menimbulkan dampak yang tidak baik bagi manusia. Sinar ultraviolet di atas jam 9 pagi sampai jam 3 sore dapat merusak kulit. 

Selain itu, sinar ultraviolet juga dapat membahayakan kesehatan mata. Lapisan atmosfer berfungsi sebagai penyaring ultraviolet yang dipancarkan matahari.

Atmosfer berhubungan dengan cuaca dan iklim. Udara yang ada di dalam atmosfer mengalami pergerakan akibat pemanasan sinar matahari dan rotasi bumi. 

Pergerakan massa udara dalam atmosfer menimbulkan tekanan udara yang berbeda-beda di dalam atmosfer, sehingga menimbulkan arus angin. Manfaat atmosfer lainnya akan dijabarkan pada sub-bahasan lapisan atmosfer dan fungsinya.

Lapisan Atmosfer dan Fungsinya

lapisan-atmosfer-bumi

Atmosfer bumi terdiri dari 5 lapisan yang memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Kita akan membahas lapisan atmosfer dari lapisan yang terbawah dahulu. 

Kelima lapisan atmosfer itu adalah:

a. Troposfer

Lapisan Troposfer terbentang dari permukaan bumi sampai pada ketinggian 8 km pada daerah kutub dan 18 km pada daerah khatulistiwa. Karena lapisan ini berdekatan dengan permukaan bumi, maka troposfer merupakan lapisan atmosfer yang sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.

Di lapisan inilah terkandung uap air dan zat Karbon dioksida yang bertugas untuk menyeimbangkan panas permukaan bumi. Gejala cuaca dan iklim seperti perubahan suhu, angin, kelembaban udara, tekanan udara, hujan, badai topan, awan, petir dan lainnya terdapat pada lapisan ini.

b. Stratosfer

Lapisan stratosfer merupakan lapisan atmosfer yang penting karena dalam lapisan inilah terdapat lapisan ozon. Sebenarnya lapisan yang mengandung molekul-molekul ozon ini mengandung zat beracun yang berbahaya bagi organ pernafasan makhluk hidup. 

Untungnya, lapisan ini tidak terdapat dalam lapisan toposfer. Lapisan ozon berfungsi sebagai filter untuk menyerap sinar ultraviolet matahari sehingga hanya sebagian kecil sinar ultraviolet yang mencapai permukaan bumi.

Penyerapan sinar ultraviolet inilah yang menyebabkan terjadinya peningkatan suhu seiring pertambahan ketinggian dari permukaan bumi. Namun kenaikan suhu ini akan terhenti pada suhu 0Ë? Celcius di lapisan stratopause, lapisan teratas dalam stratosfer yang merupakan batas antara lapisan stratosfer dan mesosfer. 

Pada lapisan ini sudah tidak ada lagi perubahan iklim dan cuaca sehingga pesawat terbang jet biasa terbang pada lapisan ini agar terhindar dari gangguan cuaca atau iklim.

c. Mesosfer

Lapisan ketiga dalam atmosfer disebut Mesosfer. Terletak sekitar 50-75 km dari lapisan stratosfer. Pada lapisan inilah meteorit, asteroid dan benda-benda luar angkasa lainnya yang jatuh ke bumi terbakar saat bergesekan. 

Pada lapisan ketiga ini, terjadi penurunan suhu seiring pertambahan ketinggian. Rendahnya suhu menimbulkan awan noctilucent (biasa disebut awan mesospheric polar atau night-shining clouds) yang berasal dari uap air yang membentuk kristal es.

d. Termosfer

Lapisan atmosfer keempat adalah Termosfer. Kenaikan suhu pada lapisan ini disebabkan adanya radiasi sinar ultraviolet. Radiasi ini menimbulkan suatu reaksi kimia yang menimbulkan lapisan ionosfer yang bermuatan listrik. Karena itulah, lapisan ini juga disebut dengan nama lapisan Ionosfer.

Pada lapisan bawah atmosfer terdapat lapisan yang merupakan bagian atmosfer yang mengalami proses ionisasi oleh matahari. Partikel-partikel yang terionisasi turut mempengaruhi perambatan gelombang radio panjang dan pendek. 

Sebelum ditemukannya satelit, lapisan ionosfer membantu memantulkan gelombang radio. Pada lapisan ini terjadi fenomena alam Aurora yang diakibatkan interaksi antara medan magnet bumi dengan partikel yang dipancarkan oleh matahari. Fenomena alam ini juga terjadi di planet Jupiter.

e. Eksosfer

Lapisan terluar dalam atmosfer disebut Eksosfer. Tidak diketahui secara pasti berapa ketinggian lapisan ini karena sulit menentukan batas yang jelas antara eksosfer dengan luar angkasa. Karena itulah lapisan ini juga disebut ruang antar planet.  

Lapisan ini disebut juga lapisan Geostasioner karena pada lapisan ini terdapat orbit atau lintasan tempat satelit beredar.

Orbit satelit yang memiliki inklinasi 0°, lintasan satelit bergerak dari Barat ke Timur dan berada pada ketinggian kurang lebih 35.800 km disebut orbit Geostasioner. Suhu pada lapisan ini sangat tinggi dan pada lapisan inilah meteor dan steroid dari luar angkasa mengalami proses penghancuran saat bergesekan.

Jadi, lapisan atmosfer dan fungsinya memegang peranan penting dalam kehidupan makhluk bumi. Setiap lapisan memberikan manfaat yang cukup krusial bagi kelangsungan hidup di bumi. Lain kali, pandanglah langit sambil mengingat-ingat kembali lima lapisan atmosfer nun jauh di atas sana.

Posting Komentar untuk " Lapisan Atmosfer dan Fungsinya"