Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Karakter dan Peran Enzim Katalase

Mengenal Karakter dan Peran Enzim Katalase

Saat sebelum mengenali karakter dan peranan enzim katalase, mari kita ulas lebih dulu apakah yang dimaksud dengan enzim.

Pemahaman Enzim

Enzim sebagai protein yang mempunyai peran menjadi katalis terhadap proses metabolisme pada tubuh makhluk hidup. Enzim bisa mempercepat reaksi kimia pada tempat metabolisme itu berjalan, tetapi enzim sendiri tidak turut terlarut dalam reaksi yang terjadi.

Enzim mempunyai dua sisi, yakni sisi yang tersusun atas protein disebutkan apoenzim, dan sisi yang susunannya tidak terjaga dari protein, yang disebut gugusan prostetik. Gugusan prostetik sendiri mempunyai dua sisi. 

Sisi pertama disebut koenzim yakni gugusan prostetik yang tersusun berbahan organik. Sisi kedua dinamakan dengan kofaktor yang disebut sisi gugusan prostetik tersusun oleh beberapa bahan anorganik.

Enzim Katalase

Enzim bisa diisolasi dari sel hewan, sel manusia atau sel tumbuhan. Salah satu enzim yang ada baik di sel hewan, sel tumbuhan atau sel manusia adalah enzim katalase.

Enzim katalase sebagai tipe enzim yang sanggup merusak ikatan karbon dan ikatan karbon-nitrogen, sehingga dinamakan dengan enzim desmolase. Dalam tanaman, enzim katalase dibuat oleh organel peroksisom. 

Hingga isolasi enzim katalase di tanaman, banyak dilaksanakan dengan mengambil sisi tangkai dan daun, terutamanya pada beberapa sel tangkai atau daun yang sudah dewasa dan mempunyai peroksisom.

Adapun pada tubuh manusia dan hewan, enzim katalase bisa diisolasi dari organ hati (hepar). Enzim katalase sanggup melakukan proses oksidasi pada beberapa bahan yang dipandang toksik dalam sel. Contoh senyawa yang paling beresiko adalah Hidrogen Peroksida (H2O2).

Peranan Enzim Katalase

Hidrogen peroksida sebagai salah satu zat tersisa hasil sambilan dari metabolisme tubuh, baik manusia, hewan atau tumbuhan. Jika hidrogen peroksida tidak dirinci, maka bisa terjadi kematian sel secara massal. 

Enzim katalase sanggup merusak ikatan hidrogen peroksida, menjadi dua zat yang tidak beresiko, yakni hidrogen (H2) dan air (H2O)

Meski begitu, karena enzim katalase memiliki sebagian besar material dasar berbentuk protein, maka karakter-sifat protein masih tetap menempel kuat dalam enzim katalase. 

Salah satu karakter enzim adalah termolabil, atau rawan hancur bila temperatur lingkungan terlampau panas. Enzim akan mengalami denaturasi, hingga tidak dapat melakukan perannya.

Demikian juga dengan enzim katalase, bila temperatur lingkungan terlampau panas, maka enzim ini tidak sanggup bekerja maksimal. Enzim katalase bisa bekerja pada rawan keasaman (pH) yang sempit. Enzim katalase bekerja maksimal pada pH netral (pH 7).

Saat keadaan keasaman berubah menjadi sedikit asam (pH < 7) atau sedikit basa (pH > 7), maka kemampuan enzim katalase untuk merinci H2O2 akan makin sedikit. Justru berdasarkan sebagian literatur, pada pH tertentu enzim katalase akan benar-benar tidak sanggup bekerja.

Selainnya pH, masih tetap ada faktor-faktor yang lain bisa mempengaruhi kerja enzim katalase. Beberapa faktor itu salah satunya temperatur, fokus (jumlahnya) substrat, fokus (jumlahnya) enzim, kehadiran aktivator (penyebab enzim untuk bekerja bisa lebih cepat) dan ada inhibitor (penghalang kerja enzim).

Ingat demikian sempitnya bentang kerja enzim katalase, oleh karena itu menjaga kondisi badan agar masih tetap sehat sangat penting, sehingga semua enzim pada tubuh kita bisa bekerja dengan maksimal.

Post a Comment for " Mengenal Karakter dan Peran Enzim Katalase"