Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Beragam Peranan Bakteri Streptococcus Lactis

yoghurt

Pernahkah Anda membayangkan akan mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri? Tentu semua orang tidak akan pernah membayangkannya karena merasa khawatir tubuh akan sakit. 

Padahal ada beberapa bakteri baik yang berguna bagi kehidupan manusia dan dicampurkan dalam pembuatan makanan. Sebut saja peranan bakteri streptococcus lactis sebagai bakteri pembuat yoghurt yang sering dikonsumsi manusia.

Definisi Bakteri dan Peranan Bakteri Streptococcus Lactis

Bakteri pada dasarnya bersifat parasit dan dapat merugikan manusia, bakteri pun memiliki jumlah yang sangat banyak dan dapat hidup di tanah, air, dan udara. Ada beberapa jenis bakteri yang tetap bertahan hidup pada suhu yang panas maupun suhu yang sangat dingin. 

Sehingga keberadaan bakteri tidak dikehendaki oleh manusia. Berbagai jenis obat-obatan, sabun, dan alat kesehatan lainnya harus terbebas dari bakteri atau mengandung unsur pemusnah bakteri.

Bakteri merupakan mikroorganisme yang bersifat kosmopolitan atau makhluk hidup yang paling banyak jumlahnya dan terdapat di berbagai tempat. Tubuh bakteri hanya terdiri dari satu sel dan pada umumnya tidak memiliki klorofil.

Bentuk-bentuk Bakteri

Bakteri memiliki 4 jenis bentuk yang berbeda, pertama adalah kokus atau berbentuk bulatan seperti bola, kedua adalah spirilia atau berbentuk seperti spiral, yang ketiga basil berbentuk seperti batang, dan yang terakhir adalah kokobasil atau membentuk perpaduan kokus dan basil.

1. Kokus

Bakteri kokus memiliki bentuk tubuh seperti bulatan bola dan terdiri atas:

  • Monokokus. Bakteri ini memiliki tubuh berupa bulatan tunggal.
  • Diplococcus. Terdiri atas dua buah bulatan yang saling berdempetan.
  • Tetrakokus. Terdiri atas 4 bulatan yang berdempetan dan membentuk segi empat.
  • Sarkina. Terdiri atas 8 bulatan yang saling berdempetan membentuk kubus (4 bulatan di depan dan 4 bulatan di belakang).
  • Streptococcus. Bakteri ini terdiri atas 4 bulatan atau lebih yang saling berdempetan membentuk ikatan seperti rantai.
  • Stafilokokus. Bakteri ini terdiri atas 4 bulatan atau lebih yang berdempetan berbentuk seperti anggur.

2. Spirilla

Bakteri spirilia memiliki beberapa bentuk sebagai berikut:

  • Spiral. Bakteri ini memiliki bentuk seperti gelombang atau membentuk cekungan dan diikuti dengan cembungan ke atas.
  • Spiroseta.  Bakteri ini memiliki bentuk seperti tanda sekrup.
  • Vibrio. Bakteri Vibrio memiliki bentuk seperti tanda koma.

3. Basil

Bakteri ini memiliki bentuk seperti berikut:

  • Monobasil. Monobasil memiliki bentuk sel bakteri batang tunggal.
  • Diplobasil. Terdiri atas dua bentuk batang yang berdempetan.
  • Streptobasil. Terdiri atas beberapa sel bentuk batang yang saling berdempetan membentuk rantai.

Alat Gerak Bakteri

Bakteri merupakan mikroorganisme yang dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Jika manusia memiliki kaki sebagai alat gerak, bakteri memiliki bulu cambuk yang memiliki struktur seperti batang atau spiral yang menonjol keluar dari dinding sel.

Jumlah bulu cambuk atau flagel berbeda-beda pada setiap jenis bakteri. Seperti berikut ini:

  • Artik. Bakteri dalam kelompok arktik tidak memiliki flagel.
  • Monotri. Bakteri yang tergolong ke dalam monotrik memiliki flagel tunggal yang terdapat pada salah satu ujungnya.
  • Lofotrik. Bakteri yang masuk golongan ini memiliki beberapa flagel pada salah satu ujungnya.
  • Amfitrik. Bakteri golongan ini memiliki flagel pada ujung kiri dan kanan tubuhnya.
  • Peritrik. Bakteri dalam golongan ini memiliki flagel dalam jumlah banyak yang menyelimuti seluruh tubuhnya.

Faktor Pendukung Hidup Bakteri

Bakteri dapat hidup di berbagai tempat, namun ada beberapa unsur yang mendukung pertumbuhan bakteri, yaitu:

  • Suhu
  • Derajat keasaman
  • Konsentrasi garam
  • Sumber nutrisi
  • Zat sisa metabolisme
  • Zat kimia

Bakteri yang Berguna bagi Manusia

Bakteri yang bersifat parasit pada dasarnya membuat manusia geram dan ingin memusnahkannya. Namun tidak semua bakteri merugikan bagi kehidupan manusia. Ada beberapa jenis bakteri yang bisa diambil manfaatnya dan menghasilkan berbagai jenis produk makanan yang sangat disukai atau obat-obatan yang memiliki manfaat bagi kesehatan.

Salah satu jenis bakteri yang paling banyak dimanfaatkan adalah streptococcus lactis. Peranan bakteri streptococcus lactis dalam dunia kuliner sangatlah besar. Bakteri yang memiliki bentuk bulat atau kokus yang tersusun seperti rantai ini ternyata dapat digunakan sebagai bakteri yang membentuk rasa pada yoghurt.

Peranan bakteri streptococcus lactis didukung oleh bakteri lactobacillus bulgaricus yang memberikan aroma pada yoghurt sehingga akan tercipta rasa dan aroma yoghurt yang khas saat kita mencicipinya. Tanpa kedua bakteri tersebut, maka kita tidak akan dapat merasakan nikmat dan manfaat dari yoghurt.

Peranan bakteri streptococcus lactis tidak hanya terbatas pada pembentukan rasa pada yoghurt, namun bakteri streptococcus lactis juga digunakan sebagai bakteri pembentuk mentega dan keju. 

Bedanya peranan bakteri streptococcus lactis di sini sebagai pembentuk asam laktat, karena asam laktat akan memberikan bentuk yang lebih padat pada susu (bentuk seperti tahu). Bentukan tersebut kemudian dikeringkan dan diawetkan dengan menggunakan taburan garam.

Tidak hanya nikmat, yoghurt, mentega, dan keju merupakan makanan yang tergolong kaya akan manfaat. Seperti berikut ini:

1. Mentega

Mentega biasa digunakan untuk membuat kue tart, olesan roti, menumis makanan, dan lain sebagainya. Mentega mengandung vitamin A yang dapat membantu fungsi kelenjar tiroid, meningkatkan kesuburan, menyehatkan jantung, dan menghindari obesitas.

2. Keju

Keju merupakan salah satu jenis makanan yang banyak digunakan sebagai bahan taburan kue kering, bolu, pelengkap roti, dan bahan pelengkap pada masakan barat. Keju mengandung vitamin B2, B6, dan B12, asam folat, vitamin A, kalsium, protein, dan dapat membantu proses tidur menjadi lebih nyenyak.

3. Yogurt

Yoghurt digunakan di Negara Jepang sebagai makanan yang membuat awet muda dam umur lebih panjang. Kandungan bakteri probiotik di dalamnya juga membuat pencernaan menjadi lancar, menghancurkan bakteri jahat, memperkuat usus, membantu menurunkan tekanan darah tinggi, menjaga tulang tetap sehat, baik juga untuk kesehatan kulit.

Melihat berbagai manfaat tersebut, kita tidak akan membenci bakteri streptococcus lactis, karena peranan bakteri streptococcus lactis sangat banyak. Bayangkan jika mentega, keju, dan yoghurt tidak pernah ditemukan, tentu manfaatnya bagi tubuh tidak akan pernah kita rasakan. 

Untuk itu konsumsi lah berbagai jenis makanan yang terbuat dari hasil peranan bakteri streptococcus lactis secara teratur, dengan begitu tubuh kita akan lebih sehat.

Bagi Anda yang ingin membuat sendiri makanan yang mengandung bakteri streptococcus lactis, caranya sangat lah mudah. 

Misalnya untuk pembuatan yoghurt, Anda hanya membutuhkan 100 ml susu murni atau susu cair tanpa rasa yang dicampurkan dengan setengah cangkir biang yoghurt yang mengandung bakteri streptococcus lactis, kemudian diproses dengan teknik tertentu yang sangat mudah untuk diikuti.

Demikian lah penjelasan lengkap mengenai habitat, jenis, bentuk dan peranan bakteri streptococcus lactis dalam pembuatan beberapa jenis makanan. Bagaimana, Anda sekarang sudah tahu kan tentang bakteri ini? Dengan membaca artikel ini, dijamin pengetahuan Anda tentang bakteri ini semakin bertambah.

Semoga ulasan di dalam artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin selalu menjaga kesehatan dengan bantuan bakteri baik di dalam tubuh.

Post a Comment for " Beragam Peranan Bakteri Streptococcus Lactis"