Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Berbagai Jenis Ular Berbisa

Boiga dendrophila
credit:[email protected]_bothrops007

Di antara sekian banyak hewan melata, beberapa jenis ular berbisa adalah hewan yang paling ditakuti oleh manusia. Jika ular-ular tersebut menyerang dan menggigit manusia, racun yang ada pada taring mereka bisa dengan cepat masuk dan mengalir pada darah manusia.

Beberapa di antara korban yang terkena racun ular, mungkin bisa diobati dengan serum atau penangkal bisa ular, namun tidak sedikit pula manusia yang meninggal karena ada beberapa jenis ular berbisa yang racunnya sangat mematikan dan cepat sekali menyebar di dalam tubuh.

Jenis Ular Berbisa

Berikut ini adalah beberapa macam ular berbisa yang harus diketahui dan diwaspadai keberadaannya.

1. Boiga dendrophila

Boiga dendrophila

Salah satu contoh ular berbisa adalah Boiga dendrophila. Ular ini berwarna hitam dan gelap, terdapat garis kuning yang membujur di sepanjang tubuhnya, sehingga terlihat seperti cincin emas, itulah kenapa nama ular berbisa ini juga disebut sebagai ular cincin emas.

Jenis ular berbisa ini bisa mencapai panjang 2,5 meter dan memiliki bisa yang cukup berbahaya namun tidak terlalu mematikan. Ular yang aktif di malam hari ini (nocturnal) biasanya hinggap di dahan pohon untuk memangsa burung dan telurnya.

2. Dryophis prasinus

Dryophis prasinus

Ular berwarna hijau muda ini hampir sama dengan ular cincin emas, yaitu sering berada di ranting-ranting pohon dan bisa nya tidak terlalu mematikan walau tetap harus diwaspadai.

Tubuh ular ini bisa mencapai panjang 2 meter dengan moncong yang meruncing di bagian kepala. Jenis ular berbisa ini biasanya beraktivitas saat siang hari (diurnal) dan sering memangsa katak dan kadal.

3. Ophiophagus hannah

Ophiophagus hannah

Jenis ular berbisa ini biasanya disebut sebagai king cobra, salah satu jenis ular yang paling ditakuti karena memiliki bisa yang sangat mematikan dan dapat membunuh manusia hanya dalam waktu 3 menitan.

Bagian punggung ular ini biasanya berwarna hitam atau abu-abu gelap dan terdapat garis-garis putih, sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna putih kekuningan.

Ular yang panjangnya bisa mencapai 5 meter ini adalah ular yang sangat agresif. Bila merasa terganggu, ia akan mengembangkan bagian leher/kepalanya dan langsung menyerang bahkan mengejar siapapun yang dianggapnya sebagai musuh.

4. Naja naja sputatrix

Naja naja sputatrix
credit:[email protected]_snakes

Jenis ular berbisa ini hampir mirip dengan Ophiophagus Hannah, karena itu sering disebut sebagai ular kobra atau ular sendok, karena ketika ia marah, ia akan mengangkat seperempat panjang tubuh depannya dan melebarkan bagian lehernya.

Ular ini biasanya berwarna hitam, putih, atau cokelat, dan dapat menyemburkan bisa racunnya hingga sejauh 3 meter. Ular dengan panjang 2,5 meter ini merupakan ular yang aktif di siang maupun malam hari. Ular agresif ini bergerak sangat cepat dan sama sekali tidak takut pada apapun yang dianggap musuh.

5. Bungarus candidus

Bungarus candidus

Ular weling adalah nama lain dari jenis ular berbisa yang satu ini. Warna ular ini biasanya belang-belang hitam dan putih. Ukuran panjangnya bisa mencapai 2 meter lebih dan  memiliki gerakan yang tidak terlalu gesit.

Ular dengan bisa yang sangat mematikan ini biasanya hidup di daerah yang penuh air, seperti sawah atau sungai. Ular ini termasuk ular nocturnal, yaitu beraktivitas saat malam hari.

Jenis Ular Berbisa di Indonesia

Habitat ular paling banyak adalah di tempat-tempat yang jauh dari lingkungan manusia, gelap dan tersembunyi.  Saat lingkungan tempat tinggalnya sudah tidak dapat memenuhi kebutuhannya, terutama kebutuhan akan makanan, biasanya ular akan lebih mudah mendekat dan masuk ke lingkungan manusia.  Banyak jenis ular berbisa di Indonesia yang harus diwaspadai penyebarannya.

Jenis ular berbisa di Indonesia sebenarnya tidak terlalu banyak.  Sebagian besar ular yang hidup termasuk jenis ular yang tidak berbisa.  

Namun, walaupun jumlahnya lebih sedikit, jenis ular berbisa di Indonesia perlu mendapatkan perhatian dan kewaspadaan tinggi, terutama jika penyebarannya sampai ke lingkungan manusia/penduduk.

Ciri-Ciri Jenis Ular Berbisa di Indonesia

ular-king-kobra

Agar lebih waspada terhadap penyebaran jenis ular berbisa di Indonesia, maka perlu diperhatikan ciri-ciri dari jenis ular yang termasuk di dalam kategori berbisa atau mematikan, yaitu:

Bentuk kepala

Jenis ular berbisa di Indonesia dapat dilihat dari bentuk kepalanya.  Pada umumnya jika kepala ular berbentuk segitiga maupun oval, maka bisa dipastikan bahwa ular tersebut adalah ular berbisa.  

Tapi, tidak menutup kemungkinan hanya berkepala oval dan segitiga saja yang memiliki bisa, jenis ular yang memiliki bentuk kepala lain juga dapat mengandung bisa pada jenis tertentu.

Perilaku

Perilaku dari jenis ular berbisa di Indonesia juga dapat dikelompokkan seperti gerakannya yang lambat  namun begitu bertemu dengan mangsanya akan agresif dan percaya diri.  Selain itu, jenis ular berbisa di Indonesia ini juga akan mengeluarkan bunyi yang khas saat terdesak, seperti desis maupun bunyi dari ekornya yang mengandung bisa.

Warna tubuh

Jenis ular berbisa di Indonesia juga dapat dilihat dari ciri-ciri lainnya, yaitu dari warna tubuhnya.  Warna tubuh dari jenis ular berbisa ini sebenarnya bervariasi, tapi kita akan lebih mudah mengenali dari warnanya yang cerah/terang, biasanya ada motif seperti totol atau bulatan  maupun garis yang berselang seling, seperti warna kuning keemasan dengan hitam.

Jenis Ular Berbisa di Indonesia

Contoh jenis ular berbisa di Indonesia antara lain ular sendok atau Naja sp, yang dikenal juga dengan nama cobra.  Ular ini termasuk jenis ular berbisa di Indonesia tingkat tinggi dan sangat diwaspadai penyebarannya.  

Jenis ular berbisa ini menyerang mangsanya dan menggigitnya, kemudian menyiramkan racun/bisa di gigitannya.

Demikianlah ulasan tentang Mengenal Berbagai Jenis Ular Berbisa. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk para pembaca semuanya.

Posting Komentar untuk " Mengenal Berbagai Jenis Ular Berbisa"