Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Gunung Berapi di Dunia

gunung-sinabung

Gunung berapi di dunia memiliki panorama alam yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya termasuk gunung berapi yang paling aktif. Namun, ada juga berkategori aktif, bahkan tidak aktif lagi. 

Gunung berapi merupakan suatu sistem fluida panas yang memanjang dari kedalaman sekitar sepuluh kilometer di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi. Gunung berapi juga sering disebut dengan istilah gunung api.

Gunung berapi di dunia memiliki persamaan dalam banyak hal. Misalnya saja di dalam gunung berapi atau gunung api terdapat endapan beberapa jumlah material yang dikeluarkan ketika meletus. 

Fluida panas tersebut merupakan batuan dalam wujud cair atau sering dikenal dengan istilah lava. Material yang dikeluarkannya ketika meletus memiliki kandungan zat yang berbeda-beda, ada yang membahayakan manusia dan memberikan manfaat bagi manusia.

Menarik sekali mengetahui berbagai informasi tentang beberapa gunung berapi di dunia. Selain mengetahui apakah tanah air tercinta ini memiliki gunung berapi atau tidak, ada juga alasan yang lain. 

Alasan tersebut, yaitu banyak tambahan pengetahuan mengenai gunung berapi di dunia, mulai dari di mana letak gunung berapi tersebut, bagaimana panorama keindahan alamnya, apa saja fungsinya dalam kehidupan, dan sebagainya. 

Hal penting dan biasanya mendapat perhatian dari masyarakat dunia, yaitu berita masih aktifnya beberapa gunung berapi di dunia.

Gunung berapi di dunia jumlahnya lebih dari satu dan tersebar di seluruh wilayah. Indonesia termasuk salah satu wilayah tempat beradanya gunung berapi. 

Dari daftar nama gunung berapi di dunia, berikut adalah beberapa nama yang termasuk gunung paling aktif (teraktif).

  • Gunung berapi Mt. Cook, Selandia Baru
  • Gunung berapi Fujiyama, Jepang
  • Gunung berapi Mayon, Filipina
  • Gunung berapi Krakatau, Indonesia
  • Gunung berapi Etna, Italia
  • Gunung berapi Mauna Loa, Hawaii
  • Gunung berapi Merapi, Indonesia
  • Gunung berapi Etna, Sisilia, Italia
  • Gunung berapi Erebus, Antartika
  • Gunung berapi Palee, Karibia, Prancis
  • Gunung berapi Vesuvius, Italia
  • Gunung berapi Ararat, Turki

Menelusuri Gunung Berapi di Dunia yang Paling Aktif

cook-mountain

Letak gunung berapi atau gunung api tersebar di seluruh dunia. Adapun lokasi gunung berapi di dunia yang paling dikenali oleh masyarakat dunia, yaitu gunung di sepanjang busur cincin api pasifik. 

Garis bergeseknya antara dua lempengan tektonik biasa dikenal dengan istilah busur cincin api pasifik. Masyarakat dunia juga mengenali beberapa gunung berapi yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif lagi. 

Berikut ini beberapa di antara gunung berapi di dunia yang termasuk paling aktif.

1. Gunung Berapi Cook di Pulau Selatan (Selandia Baru)

Merupakan salah satu gunung berapi di dunia dengan lokasinya berada di pulau Utara dan Selatan.

Keduanya termasuk pulau utama yang membentuk Kepulauan Selandia Baru.

Sepanjang pesisir barat pulau selatan terdapat pegunungan Alps Selatan, sedangkan gunung Cook berada pada titik tertinggi, yaitu 3754 di atas permukaan laut.

2. Gunung Berapi Fuji di Jepang

Merupakan gunung paling tinggi di Jepang. Di atas puncaknya terdapat banyak es atau salju sehingga panorama keindahan alamnya tampak menarik wisatawan maupun pendaki yang mengunjunginya.

Berada di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi atau di sebelah barat Tokyo (dekat pesisir Pasifik di pusat Honshu).

Dikelilingi tiga kota, yaitu Gotemba (bagian timur), Fuji-Yoshida (bagian utara) serta Fujinomiya (bagian barat daya).

Selain bunga sakura, Gunung Fuji juga dijadikan simbol Jepang yang terkenal. Seringkali digambarkan dalam karya seni dan foto-foto, serta dikunjungi pendaki gunung maupun wisatawan lokal dan mancanegara lainnya.

Salah satu gunung terbesar di Asia. Berdasarkan sejarah tercatat lebih dari sepuluh kali terjadi letusan. Letusan yang terakhir terjadi pada tahun 1707 yang mengakibatkan kota Edo (Tokyo sekarang) tertutupi debunya.

Gunung Fuji diyakini sebagai gunung keabadian oleh orang Jepang. Selain itu, orang Jepang menyebutnya Fuji San (san berarti gunung, khusus untuk menyebut gunung Fuji).

3. Gunung Berapi Etna di Sisilia (Italia)

Salah satu gunung berapi yang masih aktif dan terbesar di Eropa. Lokasinya di pesisir timur Sisilia, dekat Catania dan Messina.

Secara lokal dikenal dengan nama Mongibello atau Aetna.

Merupakan gunung paling tinggi di Italia di selatan Alpen dengan ketinggian sekitar 3320 meter. Tingginya tersebut tiga kali lebih besar dari gunung Vesuvius.

4. Gunung Berapi Erebus di Antartika (Kutub Selatan)

gunung-erebus

Merupakan gunung api yang terus aktif semenjak tahun 1972 di Antartika dan termasuk salah satu gunung berapi paling aktif.

Ditemukan pada tahun 1841 oleh James Clark Ross. Pada tahun 1908, para pendaki mulai mendaki gunung api ini.

Nama Erebus merupakan nama salah satu dewa yang terdapat dalam mitologi Yunani.

5. Gunung Berapi Pelee di Karibia, Prancis

Letusan salah satu gunung berapi  ini tepatnya pada tahun 1902, menjadi kehancuran Saint-Pierre yang mengakibatkan perekonomian Fort-de-France mulai berkembang.

6. Gunung Berapi Vesuvius di Pompeii (Italia)

Dalam bahasa Italia, salah satu gunung berapi ini bernama Monte Vesuvio.

Letusan gunung berapi ini dapat menghancurkan kota Pompeii.

7. Gunung Berapi Ararat di Turki

Gunung berapi ini terletak agak jauh di timur laut Turki.

Gunung api ini menjadi tempat berlabuhnya kapal Nabi Nuh as sesuai dengan cerita Israiliyat. Kapal tersebut berlabuh setelah banjir besar yang mengazab kaum Nuh as karena menolak ajaran untuk beriman kepada Allah Swt.

Gunung api ini merupakan stratovulkanik, terbentuk dari aliran lava dan pyroclastic ejecta.

8. Gunung Berapi Krakatau di Selat Sunda (Indonesia)

Krakatau merupakan kepulauan vulkanik yang masih aktif. Letaknya berada di Selat Sunda, yaitu selat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.

Sebagai salah satu gunung berapi di dunia yang paling aktif, letusannya masih dapat dikatakan lebih kecil daripada letusan gunung lainnya. 

Letusan Gunung Tambora dan Gunung Toba di Indonesia, Gunung Tanpo di Selandia Baru serta Gunung Katmal di Alaska merupakan beberapa gunung di dunia yang letusannya lebih kuat daripada Gunung Krakatau.

Gunung Krakatau meletus ketika teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat. Hal tersebut ditunjukkan melalui populasi manusia yang sudah cukup padat,  bidang teknologi informasi dan ilmu sains semakin berkembang, sudah ditemukannya telegraf serta sudah dipasangnya kabel bawah laut. 

Namun, hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kemajuan di bidang teknologi informasi dan ilmu sains tidak diimbangi dengan kemajuan di bidang geologi.

9. Gunung Berapi Merapi di Perbatasan Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (Indonesia)

Gunung Merapi merupakan salah satu gunung berapi di dunia paling muda daripada gunung berapi lain, utamanya dalam kumpulan gunung berapi di Pulau Jawa bagian selatan, Indonesia.

Gunung Merapi berada di zona subduksi. Zona subduksi yang dimaksud, yaitu zona yang menunjukkan bahwa lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah lempeng Eurasia.

Adapun erupsi yang dilalui oleh Gunung Merapi selalu dengan proses yang panjang. Proses tersebut dimulai dengan adanya pembentukan kubah, kemudian dilanjutkan adanya guguran lava pijar serta awan panas.

Sembilan gunung berapi di dunia tersebut termasuk kategori paling aktif. Namun demikian, panorama keindahan alamnya juga indah, sejuk serta menyegarkan bagi para pendaki gunung maupun wisatawan yang mengunjungi gunung berapi tersebut. 

Jika Anda bukan termasuk seorang pendaki ataupun wisatawan, Anda dapat menikmati keindahan alam gunung berapi di dunia melalui berbagai sumber, misalnya majalah ataupun gambar-gambar atau foto-foto tentang gunung berapi tersebut.

Posting Komentar untuk " Mengenal Gunung Berapi di Dunia"