Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Antoni Van Leeuwenhoek dan Sejarah Penemuan Sel

Antoni Van Leeuwenhoek
credit source : wikimediacommons

Anton van Leeuwenhoek lahir di kota Delft, Belanda, pada tahun 1632. Ia memiliki latar belakang yang agak tidak biasa untuk seorang ilmuwan, dimulai dari perdagangan kain di Amsterdam, dan kemudian menjadi Bendahara Kota di kota asalnya. Dia menjadi tertarik pada pembuatan mikroskop, bagaimanapun, dan menggunakannya dengan antusias dalam studinya hampir sampai kematiannya pada tahun 1723.

Pada usia muda, Leeuwenhoek kehilangan ayah kandungnya. Ibunya kemudian menikah dengan pelukis Jacob Jansz Molijn. Ketika ayah tirinya meninggal pada tahun 1648, Leeuwenhoek dikirim ke Amsterdam untuk magang di tukang kain linen. 

Kembali ke Delft ketika dia berusia 20 tahun, dia membuktikan dirinya sebagai seorang draper dan pedagang pakaian. Dia menikah pada tahun 1654 dengan putri seorang draper. Pada saat kematiannya, pada tahun 1666, pasangan itu memiliki lima anak, hanya satu yang selamat dari masa kanak-kanak. Leeuwenhoek menikah lagi pada tahun 1671; istri keduanya meninggal pada tahun 1694.

Pada 1660 Leeuwenhoek memperoleh posisi sebagai bendahara untuk sheriff Delft. Penghasilannya dengan demikian aman, dan setelah itu dia mulai mencurahkan sebagian besar waktunya untuk hobinya menggiling lensa dan menggunakannya untuk mempelajari benda-benda kecil.

Mikroskop 

Mikroskop Leeuwenhoek sama sekali tidak seperti yang terlihat di laboratorium saat ini. Mereka hanya memiliki satu lensa kecil, hampir bulat, dipasang di antara pelat logam. Lensa seperti itu, meskipun sulit untuk diproduksi, memberikan perbesaran yang jauh lebih baik daripada mikroskop lain pada waktu itu.  

Leeuwenhoek tidak menemukan mikroskop (Galileo, sering dianggap sebagai penemunya, diketahui telah menggunakannya sekitar lima puluh tahun sebelumnya). Prestasinya lebih terletak pada keahliannya dalam mengatur dan menggiling lensa lebih akurat daripada yang mungkin dilakukan sebelumnya.

Darah dan Peredaran Darah

Salah satu penelitian terkenal oleh ilmuwan Belanda berkaitan dengan peredaran darah. William Harvey telah membuat penemuan besar tentang sirkulasi sekitar tahun 1616, tetapi masih ada masalah bagaimana darah dari arteri sebenarnya dipindahkan ke vena untuk dikembalikan ke jantung.  

Karya Leeuwenhoek, bersama dengan ahli mikroskop lainnya, Marcello Malpighi, menunjukkan bahwa ia melewati tabung kecil yang sekarang kita kenal sebagai kapiler. Dalam studi lain Leeuwenhoek meneliti struktur kulit, rambut, gigi dan mata, mengamati makhluk kecil (sekarang disebut Protozoa) di air kolam, mengidentifikasi telur dan kepompong semut dan dianggap sebagai inang dari subyek biologis lainnya.

Pengamatan Bakteri

Keberhasilan terbesar Leeuwenhoek datang, bagaimanapun, ketika ia memeriksa karang gigi dari giginya sendiri. Yang sangat mengejutkan, dia melihat bahwa di dalam karang gigi ada 'sejumlah besar "binatang kecil" yang bergerak dengan cara yang sangat lucu'.  

Yang terbesar, katanya, 'menunjukkan gerakan paling lincah dan paling aktif, melewati air liur seperti ikan pemangsa melesat di laut'. Ini hampir pasti pengamatan pertama dari tanaman kecil yang disebut bakteri yang sangat penting dalam hidup kita sebagai agen pembusukan dan penyakit.

Ilmuwan Belanda ini bukanlah satu-satunya pionir dalam penggunaan mikroskop. Robert Hooke, Nehemiah Grew, Marcello Malpighi dan Jan Swammerdam adalah di antara para pekerja awal yang paling terkenal, membuka bidang penelitian baru yang luas ke dalam dunia makhluk yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang.

Kontribusi untuk literatur ilmiah

Kontribusi Leeuwenhoek pada Philosophical Transactions berjumlah 375 dan Memoirs of the Paris Academy of Sciences sebanyak 27. Dua koleksi karyanya muncul selama hidupnya, satu dalam bahasa Belanda (1685-1718) dan yang lainnya dalam bahasa Latin (1715–22). ); sebuah pilihan diterjemahkan oleh Samuel Hoole, The Select Works of A. van Leeuwenhoek (1798–1807).

Posting Komentar untuk "Antoni Van Leeuwenhoek dan Sejarah Penemuan Sel"