Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penataan Kota dengan Tata Ruang yang Baik

Penataan Kota dengan Tata Ruang yang Baik
credit:[email protected]_adventure

Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri atas beberapa pulau dengan dibatasi oleh lautan yang terbesar. Wilayah yang luas tersebut membuat wilayah Indonesia memiliki banyak kota yang tersebar di berbagai penjuru sehingga diperlukan pembangunan kota-kota dengan tata ruang yang baik agar jalan dan wilayahnya menjadi nyaman.

Sayangnya, tata ruang di wilayah Indonesia masih sangat buruk sehingga banyak tempat yang terlihat atau terasa sempit dengan struktur yang tidak tertata apik. Bahkan belakangan ini, berbagai bencana yang muncul di wilayah Indonesia pun bisa jadi disebabkan oleh tata ruang yang tidak baik.

Terjadinya kemacetan di beberapa wilayah kota yang ada di Indonesia juga merupakan salah satu fakta yang membuktikan bahwa penataan ruang di negara ini masih terbilang kacau. 

Oleh sebab itu, diperlukan praktisi yang tepat dalam membuat perencanaan yang sesuai dengan target penataan ruang agar teratur.

Perencanaan Tata Ruang

Beberapa daerah yang ada di Indonesia sekarang ini sudah mulai mempertimbangkan struktur tata ruang yang baik sehingga pemerintah di berbagai wilayah tersebut sudah mulai memberlakukan perencanaan tata ruang, seperti halnya di daerah Jawa Timur. 

Namun, banyak pihak dari pemerintah itu sendiri yang justru melanggar hal tersebut sehingga berdampak buruk terhadap lingkungan masyarakat sekitar daerah yang dimaksud.

Misalnya saja, permasalahan lumpur Lapindo yang beberapa tahun ke belakang selalu menjadi isu global yang wajib diperhatikan dengan seksama. Bahkan hingga kini, rencana pengganti ruangan yang telah rusak pun seolah-olah hanya menjadi wacana pemerintah semata sehingga membuat masyarakat terbengkalai.

Di Jakarta sendiri, pemberlakuan rencana tata kota baru saja mulai diberlakukan saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI. Beberapa ruang hijau mulai dibuat demi kelangsungan simbiosis mutualisme makhluk hidup. 

Selain itu, didirikannya taman kota juga merupakan salah satu praktik dari rencana tata ruang Kota Jakarta yang sudah dibuktikan secara langsung oleh masyarakat ibu kota.

Permasalahan Tata Ruang Kota

Penataan Kota dengan Tata Ruang yang Baik

Di samping menjalankan rencana tata ruang kota yang baik dan sesuai dengan prosedur, ada juga beberapa hambatan dalam pembangunan kota-kota dengan tata ruang yang baik sehingga menjadikan tata ruang yang diharapkan tidak berjalan sesuai dengan rencana. 

Berikut ini adalah beberapa permasalahan yang berkaitan dengan tata ruang kota:

1. Negara Indonesia tidak memiliki rencana tata ruang kota yang terintegrasi sehingga segala macam persoalan yang berkaitan dengan pembangunan kota mudah muncul;

2. Konsistensi dalam melakukan berbagai aturan pembangunan ruang-ruang kota tidak dijalankan dengan baik sesuai prosedur yang telah ditetapkan;

3. Pemerintah kurang mempunyai kemampuan untuk mengantisipasi berbagai masalah yang bisa muncul kapan saja berkaitan dengan pembangunan kota.

Hal yang seyogyanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah bukan hanya hal-hal yang menyangkut kepentingan pribadi, tapi juga menyangkut kepentingan umum. 

Hal inilah yang dilakukan oleh negara-negara maju seperti Belanda untuk membuat perencanaan tata ruang kota secara matang sehingga tidak mudah berubah dan membawa hambatan yang berarti bagi kehidupan masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Selain perencanaan yang tidak dilakukan secara matang, Indonesia juga memiliki permasalahan paling krusial yang membuat banyak hambatan dalam hal pembangunan tata ruang kota ini semakin bermunculan. 

Misalnya saja, tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh petinggi petinggi negara dan aparat pemerintahan yang melakukan kecurangan dalam hal pembangunan kota.

Lantas, tindakan yang dibiarkan tersebut tentu dianggap sebagai pelanggaran yang tidak perlu diberikan sanksi. Pemerintah sebagai pihak yang selayaknya dijadikan panutan itu, justru dijadikan sebagai pegangan bagi masyarakat kecil untuk ikut melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap aturan pemerintah. Meskipun banyak pelanggaran yang dilakukan tersebut masih dalam skala kecil.

Dengan demikian, permasalahan yang muncul bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau rakyat kecil, melainkan menjadi tanggung jawab bersama yang nantinya akan dirasakan manfaatnya secara bersama pula.

Upaya Penanggulangan Masalah Tata Ruang Kota

Dalam upaya memperbaiki sistem pembangunan kota-kota dengan tata ruang yang baik, pemerintah Indonesia memberikan bantuan teknis berupa penataan ruang. Hal ini dianggap sebagai salah satu program yang diandalkan untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi utama Ditjen Penataan Ruang di Indonesia.

Kebutuhan masyarakat daerah akan ruangan yang terstruktur dan memberikan kenyamanan bagi kehidupan tinggal mereka menjadikan upaya ini mau tidak mau harus dipenuhi. Berbagai program penataan ruang pun dilakukan mulai dari kota sampai ke desa untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

Penasihatan yang dilakukan oleh Ditjen Penataan Ruang dengan memasukkan para ahli planologi dalam melakukan praktik pembangunan ruangan kota dan desa yang sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, Ditjen yang bersangkutan juga memberikan berbagai arahan demi mencapai tujuan dan hasil yang diharapkan.

Pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah saat pemerintah daerah menemukan hambatan berupa kurangnya sumber daya manusia dan pendanaan yang dibutuhkan agar bisa memberikan bantuan tenaga ahli secara teknis. 

Para ahli inilah yang nantinya membantu merencanakan dan melakukan praktik pembangunan kota-kota dengan tata ruang yang baik serta pemanfaatan dan pengendalian ruang.

Kerjasama yang dilakukan dalam hal pendanaan antara pemerintah daerah demi menanggulangi kekurangan yang ada agar tujuan dan target pembangunan ruang kota tetap bisa dilakukan dengan baik dan sesuai rencana.

Penyusunan strategi yang dilakukan oleh pemerintah pusat mengenai penyiapan dana dan sumber daya manusia bagi pemerintah daerah, serta pelibatan berbagai Lembaga Sosial masyarakat yang terkait di dalamnya.

Dengan adanya upaya-upaya yang disebutkan di atas, diharapkan dinamika pembangunan yang dilakukan dapat memberikan kenyamanan dan stabilisasi tata ruang yang baik bagi masyarakat. 

Meskipun hal lain, meliputi arus globalisasi, sistem pemerintahan, dan tantangan eksternal bisa muncul kapan saja untuk menghambat sistem pembangunan yang dijalankan.

Sistem Penataan Ruang yang Baik

Sebenarnya, sistem penataan ruang yang baik merupakan suatu instrumen yang sebaiknya dibuat secara matang untuk merumuskan visi, misi, dan strategi pengembangan wilayah terpadu sebagai landasan untuk mengembangkan kebijakan dalam hal pembangunan setiap daerah di Indonesia.

Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem dan strategi yang baik dalam praktiknya. Berikut ini adalah beberapa strategi yang dilakukan untuk mendukung proses penyelenggaraan penataan ruang yang baik di wilayah Indonesia:

Mendorong proses penyusunan pembangunan tingkat rukun warga dan rukun tetangga agar bisa bersinergi dengan pembangunan tingkat pusat dan daerah yang lebih tinggi demi kepentingan seluruh masyarakat;

Melaksanakan proses penyusunan rencana dan strategi dalam pembangunan ruang kota yang bersifat dinamis dan fokus terhadap hal-hal yang bersifat strategis untuk menyamankan dan mengamankan budaya setempat;

Mengembangkan sistem yang baik dengan konsep audit penataan ruang sebagai sistem instrumen yang mampu melakukan evaluasi dan pengendalian dalam pelaksanaan rencana tersebut;

Melanjutkan penyiapan penyusunan rencana tata ruang demi pembangunan yang baik. Hal ini bisa dilakukan dengan cara diseminasi, sosialisasi, dan advokasi yang bersifat prosedural.

Demikianlah bahasan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan sistem tata ruang kota. Jika hal-hal yang telah disebutkan di atas mampu direalisasikan secara nyata oleh tiap pihak, pembangunan kota-kota dengan tata ruang yang baik pun akan terlaksana.

Posting Komentar untuk "Penataan Kota dengan Tata Ruang yang Baik"