Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Lempeng Indo Australia

Mengenal Lempeng Indo Australia

Lempeng Indo Australia adalah lempeng tektonik utama yang salah satunya meliputi benua Australia. Selain itu, meliputi perairan di sekitarnya serta diperluas hingga mencapai bagian barat laut wilayah benua Asia, juga perairan yang berbatasan dengan wilayah tersebut.

Berdasarkan sebuah studi, diduga lempeng Indo Australia akan bergeser sehingga terpisah menjadi dua bagian akibat adanya tumbukan dengan lempeng Eurasia di sepanjang wilayah Himalaya. Kemudian, lempeng baru yang terjadi akan diberi nama lempeng India dan lempeng Australia.

Negara yang terdapat dalam lingkungan lempeng Indo Australia, di antaranya Australia, New Zealand, dan sedikit wilayah perairan Indonesia. Wilayah-wilayah yang berada dalam satu lempeng, biasanya, akan mempunyai kecenderungan kemiripan keadaan alam dan geografisnya.

Pada perkembangan selanjutnya, karakteristik asli tersebut akan mengalami pengikisan ataupun pembauran, seperti jenis fauna ataupun flora yang terdapat di wilayah dalam lempeng yang sama. 

Setidaknya, bisa diketahui bahwa fauna ataupun flora tersebut berasal dari wilayah yang sama, yaitu dalam lingkup lempeng Indo Australia.

Beberapa lempeng di dunia tidak berbatasan secara langsung dengan lempeng Indo Australia. Lempeng Indo Australia tidak akan pernah berbatasan secara langsung dengan lempeng Antartika. 

Adapun sisi bagian tenggara lempeng Indo Australia dapat dikatakan sebagai sisi yang tidak berbatasan langsung dengan lempeng Antartika sehingga sisi tersebut dinamai Punggungan Bukit India bagian tenggara (Southeast Indian Ridge atau SEIR).

Perubahan yang terjadi di sisi bagian barat dapat dikatakan hampir membentuk perbatasan dengan lempeng Arab sehingga bagian tersebut dinamai Punggungan Bukit India (Central Indian Ridge). Selain itu, di bagian utara, hampir membentuk perbatasan dengan lempeng Eurasia di sepanjang pegunungan Himalaya dan Hindu Kush.

Selanjutnya, di bagian timur laut lempeng Indo Australia membentuk perbatasan dengan lempeng Eurasia, dengan adanya desakan dari lempeng Indo Australia ke bagian bawah lempeng Eurasia. 

Tepatnya, berada di sepanjang perbatasan Samudera Indonesia. Bangladesh hingga Myanmar. Kemudian, dilanjutkan ke bagian barat daya Kepulauan Indonesia, Sumatra hingga Kalimantan.

Dinamika Lempeng Indo Australia

Dulu, saat permukaan bumi masih belum stabil, zaman berganti begitu cepat hingga suatu daratan luas yang dinamai lempeng Gondwana terpisah menjadi beberapa bagian daratan lainnya. 

Dasar lautan lempeng Gondwana tersebut terpisah-pisah dan menyebar hingga wilayah tersebut menjadi stabil, berdiri sendiri sebagai sebuah lempengan baru.

Wilayah-wilayah yang termasuk ke dalam lempeng Gondwana tersebut adalah wilayah India, wilayah Meganesia (yang terdiri atas wilayah Australia, New Guinea, dan Tasmania), wilayah New Zealand, serta wilayah New Caledonia.

Menurut penelitian, di Australia sendiri, terjadi pergeseran lempeng sejauh 67 milimeter per tahun, dalam arah 35 derajat timur ke utara. Begitu pula yang terjadi di Auckland, bagian Selatan India, dan Pulau Natal. 

Adapun pergeseran di Pulau Natal, kemungkinan besar diakibatkan oleh tumbukan Lempeg Indo Australia dengan Lempeng Pasifik.

Sisi sebelah tenggara lempeng Indo Australia akan semakin berdekatan dengan lempeng Pasifik. Lempeng Pasifik semakin mendesak ke arah bawah lempeng Indo Australia sehingga membentuk parit Tonga dan Kermadec, yang juga sejajar dengan lengkungan Pulau Tonga dan Kermadec. Lempeng Pasifik juga mengangkat bagian utara pulau New Zealand.

Benua Zealandia telah terpisah-pisah dan semuanya berada di sepanjang perbatasan yang juga telah mengalami perubahan karena adanya Patahan Alpina (Alpine Faults). Benua Zealandia terbentang mulai New Caledonia di bagian utara hingga bagian subantartik dari Pulau Zealand yang berada di selatan.

Sebenarnya, benua ini, pada awalnya, merupakan bagian dari benua Australia. Kemudian, sejak 85 juta tahun lalu, telah terpisah dari benua Australia. Adapun batas bagian selatan New Zealand lama-lama mengalami perubahan hingga mendekati zona Patahan Macquarie (The Meacquarie Faults).

Pada zona tersebut, lempeng Indo Australia mendesak ke bagian bawah lempeng Pasifik di sepanjang parit Puseygur, yang perluasannya di bagian timurlaut membentuk punggungan bukit Macquarie.

Akibat adanya desakan lempeng Indo Australia ke bawah lempeng Eurasia, membuat garis batas yang tidak sejajar dengan Garis Wallacea. Seperti kita ketahui Garis Wallacea merupakan batas yang memisahkan fauna asli Asia dari Australasia.

Akibatnya, bagian timur Kepulauan Indonesia yang sebagian besar berada pada lempeng Eurasia memiliki fauna dengan karakteristik hampir mirip dengan fauna yang berada di Australasia. Demikian juga halnya dengan karakteristik floranya.

Post a Comment for " Mengenal Lempeng Indo Australia"